Software CNC Mold Making – Unicam Indonesia 

Software CNC Mold Making untuk machining cavity, core, mold, dan die. Konsultasikan bersama Unicam Indonesia.

Software CNC Mold Making – Unicam Indonesia 

Software CNC Mold Making dibutuhkan untuk mengubah desain mold menjadi proses machining yang terstruktur, terutama ketika komponen memiliki cavity, core, permukaan 3D kompleks, serta tuntutan akurasi dan surface finish yang tinggi. Mastercam menyediakan workflow CAD/CAM untuk menyiapkan model, membuat toolpath, melakukan verifikasi proses machining, hingga menghasilkan NC code untuk mesin CNC. Mastercam sendiri secara khusus mencantumkan mold making sebagai salah satu aplikasi CAD/CAM-nya.

Mengapa Software CNC Penting untuk Mold Making?

Pembuatan mold berbeda dari machining komponen prismatic sederhana. Programmer harus berhadapan dengan geometri cavity dan core, permukaan freeform, area sempit, perubahan elevasi, serta kebutuhan finishing yang menentukan kualitas permukaan mold.

Karena itu, software CAM untuk mold making harus mampu menangani proses dari model preparation, toolpath generation, machining simulation, hingga post processing.

Mastercam memiliki kemampuan CAD untuk membuat dan mengedit wireframe, surfaces, solids, serta mempersiapkan model sebelum proses CAM. Sistem ini juga dapat mengimpor berbagai format CAD seperti STEP, IGES, STL, SOLIDWORKS, Inventor, Rhino, dan format lainnya.

CAD untuk Persiapan Model Mold

Model yang diterima programmer tidak selalu langsung siap digunakan untuk machining. Dalam praktik mold making, model dapat membutuhkan proses perbaikan, modifikasi, atau persiapan geometri sebelum toolpath dibuat.

Mastercam Design menyediakan fungsi untuk membuat dan mengedit wireframe, surfaces, dan solids. Direct editing juga memungkinkan programmer memodifikasi solid dengan mengubah face, radius fillet, boss, cavity, atau bagian tertentu dari model.

Workflow ini membantu programmer mempersiapkan model agar sesuai dengan kebutuhan machining tanpa harus selalu kembali ke software CAD eksternal.

Toolpath untuk Cavity dan Core Mold

Setelah model siap, tahap berikutnya adalah menentukan strategi toolpath berdasarkan karakteristik mold.

Mastercam dapat membuat toolpath dari kebutuhan sederhana hingga proses machining kompleks. Konsep associativity menghubungkan part dengan toolpath sehingga perubahan pada geometri dapat diikuti dengan recalculation pada toolpath terkait, bukan selalu membuat program dari awal.

Untuk mold dengan permukaan kompleks, workflow 3D machining menjadi semakin penting. Materi Mastercam mencakup proses 3D roughing, rest machining, dan finishing untuk bentuk free-flowing atau permukaan kompleks.

3-Axis hingga 5-Axis untuk Mold

Geometri mold tertentu dapat membutuhkan lebih dari satu orientasi machining. Mastercam mendukung workflow multiaxis untuk machining bentuk kompleks dan dapat digunakan untuk pemrograman mesin 4-axis maupun 5-axis. Dalam materi resmi mengenai injection mold making, Mastercam juga menjelaskan penggunaan Multiaxis untuk memprogram mesin 4- dan 5-axis pada bentuk kompleks sehingga kebutuhan multiple setup dapat dikurangi.

Kemampuan ini relevan ketika programmer harus menjangkau area mold yang sulit dikerjakan menggunakan orientasi tool axis standar.

Surface Finishing pada Mold

Pada mold, hasil akhir permukaan bukan sekadar masalah estetika. Kualitas permukaan cavity atau core dapat berpengaruh terhadap proses finishing lanjutan dan kualitas permukaan produk hasil molding.

Mastercam menyediakan berbagai strategi finishing untuk machining permukaan kompleks. Materi Mastercam menjelaskan Hybrid Finishing dan 3D Toolpath Refinement sebagai bagian dari workflow finishing untuk mengontrol pemotongan pada permukaan kompleks.

Mastercam juga menyebut Accelerated Finishing sebagai teknologi untuk meningkatkan kualitas surface finish sekaligus membantu mengurangi kebutuhan finishing manual pada aplikasi tertentu.

Verifikasi Toolpath Sebelum Machining

Kesalahan toolpath pada mold dapat menyebabkan scrap, kerusakan tool, collision, atau pekerjaan rework yang memakan waktu. Karena itu, programmer perlu melakukan validasi sebelum NC program dikirim ke mesin.

Mastercam menyediakan Backplot, Verify, dan Machine Simulation. Backplot memperlihatkan jalur pergerakan tool, Verify mensimulasikan proses pemakanan material, sedangkan Machine Simulation memungkinkan pemeriksaan interaksi antara tool, holder, stock, dan komponen mesin secara virtual.

Tutorial Mastercam juga menunjukkan Verify dengan tool, holder, dan stock yang divisualisasikan selama simulasi material removal.

Wire EDM untuk Mold Making

Mold making tidak selalu selesai melalui proses milling. Beberapa komponen atau fitur mold membutuhkan proses Wire EDM, khususnya ketika geometri atau karakteristik material membuat proses wire cutting lebih sesuai.

Mastercam memiliki produk Mastercam Wire untuk pemrograman CNC Wire EDM. Materi resmi Mastercam juga secara khusus menyebut Wire EDM sebagai solusi untuk aplikasi mold making.

Dengan demikian, kebutuhan CAD/CAM dalam mold manufacturing dapat mencakup lebih dari sekadar CNC milling.

Dari Toolpath ke NC Program

Setelah programmer menyelesaikan toolpath dan melakukan validasi, tahap berikutnya adalah post processing.

Mastercam menggunakan post processor untuk mengubah toolpath menjadi NC program yang dapat dipahami oleh control mesin CNC. Tutorial Mastercam menjelaskan bahwa post processor membaca data part dan menghasilkan NC code sesuai dengan mesin yang dipilih.

Untuk lingkungan mold making dengan beberapa mesin CNC, kesesuaian post processor menjadi bagian penting dari workflow implementasi CAM.

Software CNC Mold Making untuk Kebutuhan Industri

Mastercam memiliki solusi CAD/CAM yang ditujukan untuk kebutuhan Tool & Die, termasuk machining mold, die, jig, fixture, cutting tools, dan komponen tooling lainnya. Materi resminya menekankan kebutuhan industri tersebut pada fleksibilitas, kecepatan machining, presisi, dan kualitas surface finish.

Di sisi lain, studi kasus Mastercam juga menunjukkan penggunaan CAD/CAM pada manufaktur yang mengerjakan komponen dengan geometri kompleks dan tuntutan presisi tinggi. Salah satu contoh, FK Instrument Co. menggunakan Mastercam pada CNC mill, wire, lathe, dan multiaxis untuk produksi komponen aerospace.

Hal ini memperlihatkan bahwa pemilihan software CAM sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan jumlah toolpath, tetapi juga jenis mesin, kompleksitas geometri, strategi machining, kebutuhan simulasi, post processor, dan kompetensi programmer.

Software CNC Mold Making dari Unicam Indonesia

PT Unicam Indonesia menyediakan penjualan software Mastercam resmi, training, dan konsultasi untuk kebutuhan manufaktur berbasis CNC. Perusahaan juga bekerja dengan perusahaan manufaktur dan institusi pendidikan dalam pengembangan serta penerapan teknologi manufaktur berbasis CNC.

Untuk kebutuhan mold making, implementasi software dapat disesuaikan dengan workflow machining yang digunakan, mulai dari CAD/model preparation, 3D toolpath, multiaxis machining, simulation, verification, hingga post processing.

Jika Anda sedang mencari Software CNC Mold Making untuk kebutuhan mold, die, tooling, atau precision machining, konsultasikan spesifikasi mesin dan workflow produksi Anda kepada Unicam Indonesia.

WhatsApp/Phone: +62 815-7548-6554
Email Marketing: marketing_official@unicam-indo.com
Official Website: www.unicam-indo.com

Unicam Indonesia – Authorized Distributor: Jaminan Presisi dan Dukungan Teknis Tanpa Henti.

Hubungi tim kami untuk mendapatkan konsultasi teknis, demo software, penawaran lisensi Mastercam original, maupun program training resmi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Artikel lainnya!

Artikel Lainnya