Post Processor Siemens CNC – Unicam Indonesia

Post Processor Siemens CNC Indonesia untuk Mastercam dan controller SINUMERIK. Konsultasi post processor dan custom post.

Post Processor Siemens CNC – Unicam Indonesia

Post Processor Siemens CNC menjadi komponen penting dalam proses CAD/CAM ketika toolpath dari software CAM harus diterjemahkan menjadi program NC yang sesuai dengan mesin CNC ber-controller Siemens SINUMERIK. Dalam workflow Mastercam, post processor mengubah data toolpath menjadi format NC dan teknologi kontrol tertentu sehingga output dapat digunakan pada mesin target. Mastercam mendefinisikan post processor sebagai software yang mengonversi toolpath menjadi format NC dan teknologi kontrol spesifik untuk menghasilkan bahasa yang dapat dibaca mesin.

Untuk kebutuhan Post Processor Siemens CNC, pemilihan post tidak cukup berdasarkan merek controller saja. Konfigurasi mesin, jumlah axis, kinematika, jenis operasi machining, serta fungsi yang tersedia pada controller harus menjadi bagian dari spesifikasi.

Apa Itu Post Processor Siemens CNC?

Secara sederhana, post processor menjadi penghubung antara toolpath CAM dan NC program yang dijalankan controller Siemens.

Workflow-nya:

CAD Model → Toolpath Mastercam → Post Processor Siemens → NC Code → SINUMERIK → CNC Machine

Mastercam menjelaskan bahwa sistem CAD/CAM pada dasarnya bersifat machine-independent. Toolpath kemudian melewati post processor untuk menghasilkan G-code atau format NC yang sesuai dengan mesin tertentu. Post processor juga memperhitungkan kinematika mesin, termasuk bagaimana tool atau workpiece bergerak pada linear maupun rotary axis.

Jadi, Post Processor Siemens CNC bukan sekadar converter G-code. Konfigurasinya harus mencerminkan bagaimana mesin aktual bekerja.

Siemens SINUMERIK dan Mastercam

Mastercam memiliki riwayat pengembangan post processor bersama Siemens CNC. Mastercam pernah mengembangkan post processor untuk berbagai kontrol SINUMERIK, termasuk SINUMERIK 840D sl, 828D, 808D, dan SINUMERIK ONE.

Pada pengembangan post processor 5-axis untuk SINUMERIK 840D dan SINUMERIK ONE, Mastercam menyebut bahwa pengembangannya menggunakan keahlian teknis dari engineer Siemens CNC. Post tersebut mencakup sejumlah fungsi untuk kebutuhan machining multiaxis.

Hal ini penting karena controller Siemens memiliki command, cycle, dan fungsi machining tertentu yang perlu diterjemahkan secara tepat oleh post processor.

Post Processor Siemens untuk CNC Milling

Pada CNC milling, kebutuhan post processor berbeda berdasarkan konfigurasi mesin.

Untuk mesin 3 Axis, output umumnya berkaitan dengan gerakan linear X, Y, Z, tool call, work offset, spindle, feedrate, dan fungsi machining lainnya.

Untuk 4 Axis, post harus memahami tambahan rotary axis.

Sedangkan untuk 5 Axis, post processor harus menerjemahkan hubungan antara:

  • linear axis,
  • rotary axis,
  • tool orientation,
  • machine kinematics,
  • work offset,
  • tool compensation,
  • serta fungsi kontrol multiaxis.

Mastercam telah mengembangkan post processor SINUMERIK untuk konfigurasi 3-axis, 4-axis, hingga 5-axis.

Post Processor Siemens untuk 3 Axis dan 4 Axis

Mastercam mengumumkan post processor untuk SINUMERIK 808D yang mendukung milling 3-axis dan 4-axis. Pengembangan tersebut dilakukan menggunakan keahlian teknis engineer Siemens CNC.

Fitur yang disebutkan Mastercam untuk post tersebut antara lain:

  • CYCLE 832 untuk high-speed settings,
  • work offset sesuai kemampuan controller,
  • optimized drilling cycles,
  • numerical tool call dengan offset D#,
  • TOFFR untuk strategi cutter compensation wear,
  • serta optimized multiaxis toolpath menggunakan FGROUP dan FGREF.

Sebelumnya, Mastercam juga mengembangkan post processor milling untuk SINUMERIK 840D sl dan 828D, dengan dukungan CYCLE 832, drilling cycles, WORKPIECE output untuk graphical simulation, tool call berdasarkan nama atau nomor tool, serta opsi TOFFR.

Post Processor Siemens untuk 5 Axis

Pada mesin 5-axis, kebutuhan post processor menjadi jauh lebih spesifik karena gerakan linear dan rotary harus diterjemahkan sesuai dengan kinematika mesin.

Untuk SINUMERIK 840D dan SINUMERIK ONE, Mastercam mengumumkan post processor 5-axis yang mendukung beberapa fungsi, termasuk:

  • Table/Table AC, BC, dan Nutating,
  • rotary dan vector programming,
  • Advanced Surface / Top Surface,
  • CYCLE 832 untuk high-speed settings,
  • CYCLE 800 Tilted Workplane untuk 3+2,
  • TRAORI Tool Center Point Control,
  • SUPA,
  • work offset,
  • optimized drilling cycles,
  • numerical tool call dengan offset D#,
  • TOFFR untuk cutter compensation wear strategy.

Dengan demikian, Post Processor Siemens CNC 5 Axis harus dipilih berdasarkan konfigurasi mesin, bukan hanya berdasarkan tulisan “Siemens” pada controller.

Post Processor dan Kinematika Mesin

Salah satu faktor paling penting dalam post processor adalah machine kinematics.

Mastercam menjelaskan bahwa post processor memperhitungkan bagaimana tool atau workpiece bergerak melalui linear dan rotary axis. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menghasilkan output yang sesuai dengan gerakan mesin.

Contohnya, dua mesin sama-sama menggunakan SINUMERIK tetapi memiliki konfigurasi berbeda:

Machine A
Table/Table dengan rotary axis.

Machine B
Head/Table dengan konfigurasi rotary berbeda.

Keduanya tidak otomatis membutuhkan output NC yang identik.

Karena itu, data mesin harus menjadi bagian dari proses pemilihan atau pengembangan post processor.

CYCLE pada Siemens SINUMERIK

Controller Siemens menggunakan berbagai machining cycle yang dapat dimanfaatkan dalam output NC.

Pada post processor SINUMERIK yang dikembangkan Mastercam, terdapat dukungan terhadap beberapa drilling cycle, termasuk:

CYCLE 82, CYCLE 83, CYCLE 84, CYCLE 85, CYCLE 86, dan CYCLE 840.

Mastercam juga menyebut dukungan CYCLE 832 untuk high-speed settings pada beberapa post SINUMERIK.

Namun, keberadaan cycle pada controller tidak otomatis berarti seluruh mesin memiliki konfigurasi yang sama. Post tetap harus disesuaikan dengan kemampuan controller dan konfigurasi mesin aktual.

Post Processor Siemens dan G-Code

Dalam proses post processing, programmer membuat toolpath terlebih dahulu. Setelah itu post processor menerjemahkan toolpath tersebut menjadi NC program.

Secara teknis:

Toolpath

↓

Post Processor

↓

Siemens NC Program

↓

SINUMERIK Controller

↓

CNC Machine

Mastercam menjelaskan bahwa output post processor idealnya dapat digunakan tanpa modifikasi manual tambahan pada program. Namun, untuk mencapai hasil tersebut, post harus dikonfigurasi berdasarkan controller dan mesin yang dituju.

Verifikasi NC Program Siemens

Sebelum NC program digunakan pada mesin, verification tetap diperlukan.

Hal yang perlu diperiksa antara lain:

  • machine travel,
  • tool movement,
  • tool change,
  • work offset,
  • tool compensation,
  • rotary-axis movement,
  • spindle command,
  • drilling cycle,
  • feedrate,
  • collision,
  • serta konfigurasi machine kinematics.

Mastercam saat ini juga menyediakan post-driven machine simulation, yang menggunakan output dari post processor untuk merepresentasikan gerakan mesin berdasarkan NC code yang dihasilkan. Dengan demikian, simulasi dapat mengikuti konfigurasi post yang digunakan.

Untuk mesin multiaxis, pendekatan ini sangat relevan karena programmer perlu melihat bukan hanya toolpath secara geometris, tetapi juga bagaimana mesin aktual bergerak.

Custom Post Processor Siemens CNC

Tidak semua mesin dapat menggunakan post processor standar.

Custom Post Processor Siemens CNC dapat diperlukan apabila mesin memiliki:

  • konfigurasi axis khusus,
  • rotary axis tertentu,
  • machine kinematics khusus,
  • custom M-code,
  • custom macro,
  • tool management khusus,
  • format program tertentu,
  • work offset khusus,
  • atau kebutuhan produksi yang tidak tercakup post standar.

Mastercam menyediakan layanan custom post processor ketika post yang tersedia belum sesuai dengan kontrol, kinematika, atau kebutuhan produksi mesin. Saat ini Mastercam menyebut memiliki 3.400+ post processor dan juga menyediakan custom post development untuk mesin dengan kebutuhan khusus.

Data yang Dibutuhkan untuk Post Processor Siemens

Sebelum menentukan Post Processor Siemens CNC, sebaiknya data mesin dikumpulkan secara lengkap.

Data Mesin

  • Machine brand
  • Machine model
  • Machine type
  • Jumlah axis
  • Konfigurasi rotary axis
  • Spindle configuration
  • Tool changer
  • Machine kinematics

Data Controller

  • Siemens SINUMERIK series
  • Versi/configuration controller
  • Fungsi CNC yang tersedia
  • Cycle yang digunakan
  • Custom function atau macro

Data Programming

  • Tool numbering
  • Tool compensation
  • Work offset
  • Drilling cycle
  • Feedrate format
  • Spindle command
  • Custom M-code
  • 3+2 atau simultaneous 5-axis machining

Semakin lengkap informasi tersebut, semakin mudah menentukan apakah kebutuhan dapat menggunakan post yang sudah tersedia atau membutuhkan custom post processor.

Post Processor Siemens CNC Indonesia

Unicam Indonesia bergerak dalam penjualan resmi Mastercam, training, dan konsultasi teknologi manufaktur berbasis komputer/CNC untuk kebutuhan perusahaan manufaktur dan pendidikan.

Untuk kebutuhan Post Processor Siemens CNC, proses konsultasi sebaiknya dimulai dari identifikasi mesin dan controller. Nama controller saja belum cukup untuk menentukan konfigurasi post yang tepat.

Tim teknis dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan berdasarkan machine model, SINUMERIK controller, jumlah axis, rotary configuration, machining process, serta format NC yang dibutuhkan.

Konsultasi Post Processor Siemens CNC

WhatsApp/Phone: +62 815-7548-6554
Email Marketing: marketing_official@unicam-indo.com
Official Website: www.unicam-indo.com

Unicam Indonesia – Authorized Distributor: Jaminan Presisi dan Dukungan Teknis Tanpa Henti.

Hubungi tim kami untuk mendapatkan konsultasi teknis, demo software, penawaran lisensi Mastercam original, maupun program training resmi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Artikel lainnya!

Artikel Lainnya